Usaha Rumahan Ibu Rumah Tangga, Pembuatan Kue Dan Penganan Kecil

Usaha Rumahan Ibu Rumah Tangga, Pembuatan Kue Dan Penganan Kecil

Usaha Rumahan Ibu Rumah Tangga, Pembuatan Kue Dan Penganan Kecil

Salah satu aspek yang menjadi pertimbangan penting ketika seseorang mencari ide usaha rumahan ibu rumah tangga adalah usaha tersebut tidak terlalu memakan waktu dan masih memungkinkan bagi mereka untuk menjalankan fungsi serta tugas mereka sebagai ibu rumah tangga.

Semakin sempurna kalau usaha rumahan ibu rumah tangga tersebut juga terbilang mudah untuk Anda jalankan, atau setidaknya sangat erat kaitannya dengan pekerjaan domestik rumah tangga sehingga mudah diadaptasi menjadi usaha professional dengan segala keterbatasan yang harus dihadapi para ibu rumah tangga.

Bukan hal baru kalau kebanyakan ibu rumah tangga terhambat dalam banyak keterbatasan untuk memulai usaha. Usaha rumahan ibu rumah tangga bisa di mulai dari modal yang terbatas, waktu yang sempit dan pada umumnya tidak menyukai pekerjaan yang terlalu rumit dan menyita pikiran karena dalam keseharian pikiran ibu rumah tangga sudah terforsir untuk tugas mereka dalam mengelola rumah tangga.

Salah satu ide  usaha rumahan ibu rumah tangga yang akan kami ulas dan sesuai dengan pertimbangan tadi adalah usaha pembuatan kue dan makanan kecil. Sesuai dengan kriteria di awal tadi, usaha ini hanya memerlukan waktu Anda setidaknya sekitar 3 -4 jam saja. Cenderung tidak memakan waktu.

Apalagi di sini para ibu rumah tangga hanya akan fokus pada produksi, sedang aspek penjualannya cukup dengan cara dititipkan ke penjual makanan kecil di pasar, warung-warung atau penjaja keliling. Sehingga bisa dikatakan usaha ini terbilang sederhana, karena urusan memasak biasanya adalah pekerjaan yang sudah akrab dalam aktivitas keseharian para ibu rumah tangga. Mereka tidak akan dipusingkan dengan urusan penjualan dan hanya terima setoran diakhir hari dari para penjual.

Modal yang Anda perlukanuntuk usaha rumahan ibu rumah tangga satu ini juga relatif terjangkau. Bahkan seringkali sangat kecil karena tidak membutuhkan pembelian peralatan baru mengingat yang Anda perlukan adalah peralatan dapur standar yang bisa jadi sudah ada di dapur Anda. Karena kebanyakan ibu rumah tangga cenderung menyukai untuk mengkoleksi banyak peralatan dapur lengkap sekedar untuk koleksi.

Anda sudah melihat sendiri, bagaimana usaha penganan kecil ini begitu sesuai dengan kriteria usaha rumahan ibu rumah tangga seperti di atas, maka kini Anda perlu menilik sejauh apa potensi dari usaha ini sebenarnya. Untuk mendapatkan informasi tersebut kami sudah mewawancarai 3 orang pelaku usaha kecil rumahan ini dari 3 kota berbeda, Bandung, Yogya dan Kebumen.

Menurut Ibu Anton asal Kebumen, yang setiap harinya memproduksi beragam gorengan macam lumpia, tahu fantasi dan martabak, dalam satu hari dengan menitipkan pada 4 orang penjual keliling di sekitarnya, beliau bisa menghasilkan omset harian setidaknya 150 ribu perhari dengan nilai keuntungan rata-rata sekitar 30%.

Hal senada diamini oleh pedagang kue bolu asal kota Bandung, Ibu Hasnah yang setiap harinya bisa membukukan omset sekitar 300 ribuan dari penjualan kue bolu marmer dan lapis mandarin melalui 3 penjaja kue di pasar. Sedang seorang lagi ibu Amin yang memproduksi arem-arem dan lemper di kawasan Kalasan mengaku bisa menghasilkan omset sekitar130 ribu dengan hanya mensuplai 2 buah warung penjaja kue disekitar rumah tinggalnya.

Lalu bagaimana kiat jitu dalam menjalankan bisnis kue dan penganan kecil ini? Berikut beberapa tips yang kami rangkum dari ketiga pelaku usaha rumahan tersebut :

  1. Pastikan bidang kuliner dan kue adalah kegemaran Anda
    Pada umumnya mereka yang terjun dalam bisnis ini memang menggemari dunia kuliner dan menyukai bergulat di dapur. Karena meski tidak memakan waktu lama, tetapi kadang cukp melelahkan. Bila Anda tidak memiliki cukup hasrat, Anda akan merasa jenuh
  2. Pilihlah penganan yang paling Anda mahir
    Dari begitu banyak kue yang bisa Anda buat, pilihlah beberapa saja untuk Anda produksi secara kontinyu dan fokuslah dengan produk-produk tersebut. Pilihlah yang paling mahir Anda buat dengan tingkat kegagalan rendah. Ini bisa menekan biaya produksi yang terbuang karena produksi gagal dan tidak bisa Anda lempar ke pasar. Selain itu jangn pernah tanggung-tanggung dalam membuat kue, harus memang enak sekalian untuk bisa memikat pasar, karena persaingan cukup ketat.
  3. Jangan patok harga terlalu tinggi
    Hindari mematok harga terlalu tinggi, pastikan keuntungan Anda rasional dengan harga yang masuk di kantong konsumen Anda. Ingat harga dari Anda nantinya masih akan dinaikan oleh penjual untuk keuntungan mereka kan?
  4. Buka jaringan
    Meski Anda hanya membuat 2 -3 macam kue saja, Anda bisa mengeruk hasil besar kalau Anda bisa memproduksi dalam jumlah besar. Harga pokok bisa Anda tekan dan hasilnya harga jual dasar Anda cukup bersaing. Karena itu jangan terpaku pada pejual yang terbatas, buka jaringan Anda untuk menemukan penjual lain yang bersedia menampung produk Anda. Lagipula semakin besar kuantitas semakin untung kan?

Artikel lainya: Peluang usaha dagang sarapan pagi

Itu tadi beberapa tips dalam menjalankan usaha rumahan ibu rumah tangga produksi makanan kecil. Bukan tips yang berat dan sulit Anda prakteka bukan? -Tim Siap Bisnis-

Tag:

kue kering untuk bisnis ibu rumah tangga, resep kue basah usaha ibu rumah tangga, jajanan anak sd produksi ibu rumah tangga, usaha kue ibu rumah tangga, cara membuka usaha kue kering untuk ibu rumah tangga, usaha rumahan ibu rumah tangga, bisniskue untuk ibu rumah tangga, bisnis rumahan kebumen, bisnis produksi ibu rumah tangga, bisnis kue irt
Usaha Rumahan Ibu Rumah Tangga, Pembuatan Kue Dan Penganan Kecil | Hari Murti | 4.5

Komentar :