Trik Bisnis Mandiri; Hindari 5 Kesalahan Fatal Penentuan Harga Berikut Ini

Trik Bisnis Mandiri; Hindari 5 Kesalahan Fatal Penentuan Harga Berikut Ini

Trik Bisnis Mandiri; Hindari 5 Kesalahan Fatal Penentuan Harga Berikut Ini

Salah satu trik bisnis mandiri yang perlu Anda pahami adalah berkenaan dengan masalah penentuan harga. Meski sekilas tampak sederhana, nyatanya harga menempati posisi penting dalam dua sisi, keputusan konsumen dalam membeli dan keberlangsungan perusahaan.

Bicara soal harga tak akan lepas dengan masalah keuntungan. Keuntungan adalah oksigen bagi sebuah perusahaan. Artinya ketika Anda kekurangan keuntungan maka usaha Anda akan terasa sesak sebagaimana halnya ketika Anda kekurangan oksigen. Artinya Anda harus selalu memastikan usaha Anda tidak kekurangan untung atau roda usaha Anda bisa jadi akan macet.

Di sisi lain, harga juga sangat terkait dengan motivasi. Harga juga memberi Anda senjata untuk mempengaruhi motivasi konsumen untuk membeli produk Anda. Harga yang tepat akan memikat pasar, sedang ketika Anda over rate terhadap harga produk memang share keuntungan Anda lebih besar, tetapi percuma saja bukan untung besar kalau tidak ada yang terterbaik untuk membeli?

Baca juga: Investasi jati

Seolah dua sisi mata uang, harga seolah menjadi buah simalakama bagi pelaku bisnis mandiri. Karena ada dua kepentingan bertolak belakang dalam penentuan harga dan akhirnya kerap kali menjebak pelaku bisnis mandiri dalam 7 kesalahan penentuan harga berikut ini.

  1. Menentukan harga terlalu tinggi
    Kesalahan klasik pertama tetapi masih saja selalu muncul dan muncul lagi. Kadang Anda memasang harga terlalu tinggi dengan share keuntungan terlalu besar. Ketika harga produk Anda demikian tinggi, pasar otomatis akan menghindari produk Anda. Azas klasik seperti “Untuk apa beli mahal kalau ada yang murah” memang masih cukup signifikan pada motivasi konsumsi. Untuk bisa bersaing meski dengan harga di atas rata-rata, Anda harus mampu memastikan produk Anda memang jauh di atas kualitas produk pesaing yang lain atau setidaknya pioneer dan pemain tunggal dalam bisnis.
  2. Menentukan harga terlalu rendah
    Kesalahan klasik kedua adalah terlalu pelit dalam memasang keuntungan Hasilnya memang harga menjadi sangat murah,lebih memikat pasar dan produk akan laku keras. Tapi percuma saja kalau Anda sendiri hanya akan untung terlalu kecil per itemnya. dan hasil akhirnya setelah keuntungan Anda akumulasi, total keuntungan tetap saja tidak setara dengan tenaga dan modal awal yang Anda keluarkan. Yang jelas di sini Anda sedang mencari laba dan bukan sedang menjalankan kerja sosial.
  3. Salah hitung komponen biaya
    Kadang karena dianggap terlalu kecil jumlahnya atau kurang tepat dalam menentukan struktur an komponen harga, maka kerap beberapa komponen biaya tidak Anda masukan. Hasilnya tentu saja HPP tidak akurat dan mampu merepresentasikan biaya yang sebenarnya. Hasilnya sudah tenu keuntungan Anda bisa jadi juga salah hitung. Kadang ada pula produsen atau penjual yang lupa memasukan komponen administrasi dan pemasaran dalam harga pokok sehingga harga pokok akhir tidak mencakup seluruh komponen biaya.
  4. Salah menghitung diskon
    Kadang beberapa penjual atau produsen kurang memahami konsep margin dan mark up. Dan dari ketidak tahuan ini mereka malah menjadi semakin tenggelam dalam kesalahan terutama ketika menghitung diskon. Pahami perbedaan dasar antara mark up dan margin. Demi menghindari kesalahan fatal seperti ketika Anda memasang mark up 100%, tetapi Anda jual dengan diskon 50 %. Karena ketika markup Anda pasang 100% maka harga akan menjadi 2 kali dari harga pokok, dan ketika Anda menjual dengan diskon 50%, maka potongan akan setengah dari harga awal. Dan itu artinya Anda kembali menjual dalam harga pokok, percuma saja Anda berjualan bila tanpa untung.
  5. Mematok margin sama rata
    Setiap produk memiliki potensi masing-masing, dan masing-masing produk memiliki nilai ekonomis dan nilai manfaat berbeda-beda di masyarakat. Jadi akan tidak bijak kalau Anda jual dalam jumlah margin yang sama. Anda perlu mengenal sistem subsisi silang, dengan memasang margin lebih besar pada produk yang banyak dicari dan memiliki nilai manfaat lebih tinggi serta mengenakan margin lebih kecil untuk produk dengan nilai ekonomis dan manfaat lebih kecil.

Anda pernah melakukan kesalahan-kesalahan di atas? Tidak mengapa, karena setidaknya kini Anda sudah tau trik sukses bisnis mandiri dalam menentukan harga dengan tepat dan tentunya bisa menghindari kesalahan yang sama di lain waktu.-Tim Siap Bisnis-

Tag:

Mengatur Keuangan Usaha Oksigen
Trik Bisnis Mandiri; Hindari 5 Kesalahan Fatal Penentuan Harga Berikut Ini | Hari Murti | 4.5

Komentar :