Tertarik Usaha Showroom Jual Beli Motor Bekas ? Mulailah Dengan Beberapa Cara Ini.

Tertarik Usaha Showroom Jual Beli Motor Bekas ? Mulailah Dengan Beberapa Cara Ini.

Tertarik Usaha Showroom Jual Beli Motor Bekas ? Mulailah Dengan Beberapa Cara Ini.

Saat ini kami akan membahas mengenai potensi dan tips dalam menjalankan usaha showroom jual beli motor bekas. Dunia otomotif tidak melulu soal mobil, karena justru penjualan motor memiliki potensi yang bisa jadi lebih baik dan menguntungkan dari usaha showroom mobil bekas.

Artikel lain : Showroom jual beli mobil bekas

Untuk itulah kali ini kami akan membahas usaha showroom jual beli motor bekas. Berbeda dengan mobil yang banyak digemari kalangan kelas menengah, motor justru lebih disukai secara lebih luas dari berbagai kalangan. Karena dari sisi harga motor relatif lebih terjangkau dibandingkan mobil. Itu sebabnya usaha showroom jual beli motor bekas bisa menjadi sangat potensial karena meski dari sisi nilai keuntungan mungkin lebih kecil, tetapi dari sisi penjualan jumlahnya relatif lebih besar.

Nah untuk Anda yang tertarik membuka usaha showroom jual beli motor bekas ini, Anda bisa mencoba melihat informasi cara membuka usaha usaha showroom jual beli motor bekas dari kami berikut ini.

  1. Besaran modal
    Membuka usaha showroom otomotif memang melibatkan modal relatif besar sekedar untuk menyediakan showroom yang strategis dan cukup luas untuk menampung produk untuk dipamerkan juga untuk melakukan stok kendaraan.

    Kebanyakan pelaku usaha jenis ini mengawali usaha dari modal setidaknya 200 juta. Karena untuk sebuah showroom bahkan untuk skala kecil setidaknya tersedia 10 motor siap beli yang Anda pamerkan pada ruang showroom. Selalu sediakan modal awal untuk operasional seperti biaya listrik atau tenaga kerja dan juga dana cadangan awal.
  2. Penyediaan ruang showroom
    Showroom menempati posisi yang sangat penting untuk usaha semacam ini, karena di sinilah nanti konsumen Anda bisa melihat dan menilai kendaraan yang Anda jual. Itu sebabnya pastikan Anda memiliki ruang pamer layak dengan konsep lapang, modern, bersih dan berada di lokasi yang strategis, seperti dekat kampus, dekat kantor atau daerah jalan raya ramai.
  3. Penyediaan stok kendaraan
    Kendaraan dalam hal ini motor yang Anda jual menempati posisi penting lainnya di sini, karena ketika Anda salah dalam menyediakan kendaraan yang kurang banyak diminati bisa jadi modal Anda akan lama tertahan pada stok dan menyulitkan Anda melakukan restock. Jadi selalu baca trend dan selera pasar, harga jual sekarang sebelum membeli.

    Pada tahap awal setidaknya Anda perlu memiliki sekitar 10 motor siap beli atau dengan perkiraan modal pada kisaran 80 juta sampai 100 juta. Stok terlalu banyak bisa jadi membuat Anda terjebak untuk menyediakan modal terlalu besar, padahal pada tahap awal ketika nama showroom Anda belum dikenal, mungkin penjualan Anda belum akan terlalu maksimal. Itu akan membuat modal besar Anda hanya tertanam terlalu lama dalam stok.
    Pastikan pula Anda membeli dari pemilik tangan petama tanpa perantara atau makelar. Cara ini akan menghindarkan Anda dari harga beli yang terlalu tinggi. Karena ketika Anda membeli dengan harga rendah, maka margin yang Anda dapatkan per motor cukup besar.
    Perhatikan juga soal surat menyurat seperti STNK, BKPB dan sertakan pula KTP penjual, karena masalah motor bodong lebih sering muncul dibandingkan pada penjualan mobil.
  4. Strategi
    Usaha akan jalan ditempat tanpa Anda menjalankan strategi yang tepat. Itu sebabnya sangat penting bagi Anda menyusun strategi khusus untuk mengembangkan usaha ini bahkan sejak awl usaha Anda berjalan. Mulai dari bagaimana memikat orang datang ke dalam showroom Anda. Bisa dengan promosi online via media penjualan, hingga memasang papan nama yang memikat di depan showroom.

    Anda juga bisa pasang tanda harga yang super miring untuk satu kendaraan yang memang memungkinkan Anda jual murah di bagian depan showroom. Cara ini cukup jitu membentuk citra kendaraan yang Anda jual miring harganya.
    Ada pula cara lain seperti melibatkan koperasi pegawai untuk membantu penjualan, atau melibatkan mahasiswa sebagai marketing lepas. Cara-cara ini seringkali cuku jitu membantu Anda mendapatkan stok dengan harga miring sekaligus menjual dengan cepat.
  5. Tenaga kerja
    Pada tahap awal usahakan Anda meminimalisir perekruitan tenaga kerja, kecuali sekiranya Anda memang memerlukannya. Untuk tahap awal setidaknya Anda hanya membutuhkan sedikit tenaga kerja sebagai tenaga penjualan dalam showroom dan tenaga administrasi keuangan, kurang lebih hanya sekitar 3 -4 orang saja.

Begitulah sekiranya beberapa hal yang perlu lakukan dan siapkan pada tahap awal usaha showroom jual beli motor bekas. Sekiranya dapat membantu Anda memandu memulai usaha baru Anda ini. -Tim Siap Bisnis-

Tag:

bisnis motor bekas, Bisnis jual beli motor, bisnis jual beli motor bekas, usaha jual beli motor bekas, usaha jual beli motor, keuntungan jual beli motor bekas, cara jual beli motor bekas, jual beli motor bekas, jual beli motor, tips bisnis jual beli motor bekas
Tertarik Usaha Showroom Jual Beli Motor Bekas ? Mulailah Dengan Beberapa Cara Ini. | Hari Murti | 4.5

Komentar :