Strategi Penjualan Terbaik : Buat Produk Anda Menjual Dirinya Sendiri

Strategi Penjualan Terbaik : Buat Produk Anda Menjual Dirinya Sendiri

Strategi Penjualan Terbaik : Buat Produk Anda Menjual Dirinya Sendiri

Wow, apa maksudnya? Bagaimana bisa sebuah produk menjual diri sendiri? Produk kan benda mati…

Memang konsep strategi penjualan kali ini bukan lantas membuat produk Anda menawarkan dirinya sendiri layaknya sales girl di supermarket, jelas mustahil kan…

Tetapi sebenarnya memang ada cara-cara jitu yang sederhana dan mudah Anda praktekan untuk membuat produk Anda seakan berbicara pada konsumen untuk memasukannya ke dalam daftar belanja mereka setiap bulan. Cara ini akan sangat bermanfaat terutama untuk produk baru.

Tidak mudah memang memperjuangkan penjualan-penjualan pertama pada produk baru. Karena sebagian besar orang adalah konsumen setia. Selalu membeli merek yang sama setiap bulannya dan lebih banyak yang menutup mata pada produk baru, terutama untuk produk jenis tertentu, macam produk perawatan, makanan khusus (untuk anak misalkan) atau produk rumah tangga.

Mereka enggan mempertaruhkan manfaat yang sudah mereka terima dari produk langganan mereka dengan sesuatu yang bagi mereka tidak pasti dan tidak jelas. Itu biasanya alasan terbesar kenapa tidak mudah menggerakan konsumen mendatangi rak produk Anda di supermarket.

Lalu dengan kendala ini, bagaimana sebenarnya kunci strategi penjualan yang terbaik ini?

Sederhana saja, produk langganan para calon konsumen Anda tadi adalah produk yang sudah mendapat kepercayaan dari konsumen mereka. Bahkan bukan tidak mungkin ketika terjadi cacat, mereka bukan meninggalkan produk, melainkan menyampaikan kritik dan memberikan kesempatan kembali. Inilah kepercayaan konsumen pada produk.

Kepercayaan inilah yang harus Anda kejar untuk produk Anda. Bagaimana produk Anda bisa mendapat kepercayaan dari konsumen. Nah….ketika konsumen sudah mulai percaya pada produk Anda, maka Anda dengan sendirinya telah mencetak pelanggan. Mereka akan dengan sukarela memasukan produk Anda dalam daftar belanja mereka bahkan dengan menyingkirkan produk lama yang biasa mereka beli. Produk Anda dengan sendirinya menjual secara otomatis, menjual dirinya sendiri.

Untuk mencuri kepercayaan konsumen tadilah Anda perlu menyusun strategi penjualan yang khusus. Strategi yang memerlukan perjuangan di awal, tetapi akan memberi hasil layaknya keran otomatis bagi Anda.

Bicara soal strategi penjualan untuk membangun kepercayaan, berikut ini ada 4 langkah strategis, mudah dan sederhana serta pastinya layak Anda coba.

  1. Temukan sisi originalitas dari produk sebagai indentitas.
    Ingatkah Anda dengan slogan penyaringan dua kali ala minyak goreng Sania. Sebenarnya saat ini semua minyak goreng sawit sudah menggunakan teknologi penyaringan dua kali. Tetapi Sania sudah terlebih dulu menjadikannya sebagai brand. Itu sebabnya muncul slogan baru “bisa diminum” yang sebenarnya adalah hasil dari penyaringan dua kali.
    Slogan baru ini hanya upaya untuk menyampaikan pesan dengan cara yang original, belum dipakai. Hasilnya, kedua slogan yang sebenarnya mengantarkan pesan yang sama tetap mendapat kepercayaan di mata konsumen sebagai minyak goreng sehat. Gunakan teknik yang serupa untuk menjadikan identitas atau slogan produk Anda original meski sebenarnya mengantarkan pesan yang sama.
  2. Melihat dari sisi konsumen
    Produk Anda boleh saja memiliki manfaat lebih yang belum ada di pasaran. Tetapi itu saja tidak akan cukup, kecuali Anda mampu membuat konsumen merasa mereka membutuhkannya. Itu sebabnya berdirilah pada sisi konsumen, dan lihatlah dari sudut pandang mereka, alasan paling rasional apa yang membuat konsumen tertarik pada produk Anda.
    Jadikan asalan rasional ini konsep beriklan Anda. Pada contoh Sania tadi, pengatasnamaan produk minyak goreng sehat sudah bisa menjadi sebuah alasan rasional untuk konsumen memilih Sania di tengah isu minyak goreng sawit yang tinggi kolesterol.
  3. Jangan mempersulit konsumen
    Bila untuk mendapatkan produk Anda justru mereka harus mengeluarkan pengorbanan yang lebih besar dari produk harian konsumen, maka jangan harap mereka akan melirik produk Anda.
    Buat segalanya lebih mudah, atau setidaknya sama mudahnya baik ketika konsumen Anda membelinya maupun ketika menggunakannya. Itu sebabnya banyak penjual jilbab online dengan sukarela memberikan info tutorial berjilbab, demi bisa memberikan kemudahan bagi konsumen mereka.
  4. Sebarkan produk tester
    Seorang pengguna parfum CK , tidak akan beranjak dari aroma favoritnya tanpa mereka menjajal aroma baru yang mampu menggoda seleranya. Jangan heran kalau setiap counter parfum di mall menyediakan tester parfum yang free untuk dibagikan.
    Konsep serupa kerap Anda temukan dalam banyak kesempatan, mulai dari test drive sampai test rasa. Kesempatan ini sangat penting terutama untuk produk baru,. Siapapun tidak akan menolak secup kecil kopi susu rasa baru yang free di tengah supermarket.  Manfaatkan ini untuk membuat calon konsumen Adna setidaknya mencicipi produk Anda. Dari sini Anda bisa mencuri selera mereka.

Itu tadi 4 strategi penjualan yang akan membuat produk Anda mampu menciptakan kepercayaan konsumen.  Akhirnya dengan kepercayaan inilah Anda bisa membuat produk Anda menjual dirinya sendiri dan bersaing ketat dengan produk lama. –Tim Siap Bisnis

Tag:

strategi menjual, cara memasarkan minyak goreng, cara menjual produk sendiri, metode marketing terbaik, cara penjualan minyak goreng filma, strategi marketing terbaik, Strategi bisnis terbaik, maksud filosofi produk yang baik menjual dirinya sendiri, cara pemasaran minyak goreng, produk yg bagus akan berbicara sendiri
Strategi Penjualan Terbaik : Buat Produk Anda Menjual Dirinya Sendiri | Hari Murti | 4.5

Komentar :