Pencatatan Pembukuan Sederhana Untuk Bisnis Skala Rumahan

0
264

Pencatatan Pembukuan Sederhana – Meskipun bisnis yang dijalankan masih dalam skala kecil dan skala rumahan. Tapi mempuyai niatan ingin serius untuk menjalankan bisnisnya dan mau terus berkembang maka disarankan untuk melakukan pencatatan transaksi keuangan atau pembukuan.

Pencatatan Pembukuan Sederhana

Bagi yang mempunyai background dalam bidang keuangan apalagi akuntansi, pasti lebih mudah untuk membuat sistem Pencatatan Pembukuan Sederhana. Tapi untuk yang bukan memiliki background akuntansi dan belum cukup uang untuk bisa membayar pegawai keuangan yang mengerti tentang akuntansi atau masih merasa belum saatnya untuk memakai software akuntansi kemudian harus memakai cara manual untuk transaksi keuangan dengan metode yang sederhana dan juga praktis.

Mengapa kita melakukan pencatatan keuangan ?

  • Mengetahui kondisi keuangan
  • Mencegah bisnis supaya tidak mati
  • Melakukan proses pembukuan
  • Untuk kepentingan pajak

Tahapan yang dilakukan untuk melakukan pencatatan keuangan bisnis adalah :

  1. Pisahkan Rekening Pribadi Dan Juga Bisnis
  2. Format Pencatatan
  3. Buat Perkiraan Uang Kas Masuk dan Keluar
  4. Pisahkan Rekening Pribadi dan Bisnis

Jika rekening pribadi dan bisnis digabung, maka dapat terjadi kita akan merasa banyak uang dan memakainya untuk keperluan keluarga. Sehingga dapat terjadi kesulitan dana untuk bisa membeli bahan baku yang diperlukan. Jadi buatlah rekening bank yang sudah terpisah.

Semua uang masuk dan juga keluar dari usaha harus lewat rekening ini. Untuk keperluan pribadi melalui rekening khusus untuk rekening keluarga. Jika masih gajian, cocoknya rekening gaji ini dijadikan rekening pribadi atau keluarga. Dengan memakai rekening terpisah khusus untuk usaha, maka kita akan terbantu untuk melakukan pencatatan transaksi bisnis.

Format Pencatatan

Hal penting tapi terkadang terlupakan adalah menyiapkan dokumen pendukung untuk melakukan transaksi bisnis contohnya : nota penjualan atau bon dan tagihan atau invoice. Dalam transaksi kecil cukup menggunakan bon atau nota penjualan. Misalkan menjual barang di warung atau toko, kita cukup catat dalam buku penjualan harian saja. Karena kita tidak harus memberikan bon pada pembeli.

Jika memakai bon atau nota penjualan, maka gunakan nomor urut. Hal ini untuk memudahkan pencatatan di kemudian hari. Format Bon dapat menggunakan buku bon yang banyak sekali tersedia di toko toko buku.

Sedangkan untuk transaksi yang lebih besar khususnya jika produk di jual ke konsumen atau perusahaan, maka mereka akan meminta invoice atau tagihan. Untuk transaksi bisnis ke konsumen yang besar atau perusahaan maka sebaiknya ditanyakan ke bagian pembelian bagaimana tatacara untuk kelengkapan dokumen untuk bagian penagihan.

Buat Estimasi Uang Kas Masuk dan Keluar

Dalam mengelola uang bisnis, kita harus bisa membuat bujet setiap pos untuk uang masuk dan juga pos uang keluar. Kemudian kita bisa melakukan estimasi arus kas.

Mengapa estimasi cash flow ini sangat penting :

  • Mengetahui rencana uang yang masuk kapan dan seberapa besar.
  • Mengetahui estimasi biaya biaya atau uang kas yang akan keluar.
  • Dengan mengetahui arus uang kas masuk dan juga keluar, maka kita akan lebih mengetahui uang kas kita kurang atau lebih. Jika estimasi kurang maka kita bisa mengantisipasi bagaimana caranya untuk menaikkan penjualan ataupun menurunkan biaya.

Estimasi ini dibuat bulanan selama kurang lebih 6 bulan sampai dengan 1 tahun. Kemudian diturunkan menjadi mingguan. Dan disetiap bulan harus berjalan dengan sangat baik jika diturunkan menjadi harian. Untuk membuat estimasi cash flow maka kita menentukan pos cash in cash out yang terjadi dan membujetkan nominal besaran uangnya.

Kemudian dibandingkan antara estimasi cash flow dengan actual cash flow apakah minus atau positif, sehingga bisa segera di ambil tindakan untuk periode selanjutnya ; apakah harus menunda pembelian bahan, menghemat biaya ataupun berusaha untuk menaikkan penjualan.

Dengan seiring berjalannya waktu dan juga pengalaman maka kita akan semakin tahu dan ahli dalam menyusunan estimasi cash flow dan format pencatatan pembukuan sederhana, sehingga membuat kita tidak terlalu optimis dan juga pesimis.

Memang sangat terkesan rumit dan sangat detail, tapi Pencatatan Pembukuan Sederhana sangatlah penting. Kembali lagi kepada kita, apakah mau bisnis kita maju berkembang ataupun tidak. Karena dengan pencatatan keuangan maka kita akan mengetahui tentang kondisi keuangan kita sehingga kita dapat mengambil tindakan preventif sedini mungkin.

Format yang disampaikan hanyalah panduan, format diatas harus di sesuaikan dengan jenis bisnis yang anda jalankan dan kebutuhan data yang ingin dituliskan atau disampaikan.

hal apa yg harus di perhit ungkan agar sukse, contoh skala bisnis, pencatatan akuntansi bisnis sederhana
SHARE
Founder sekaligus Content admin Siap Bisnis. Tertarik dengan dunia blogging dan internet marketing sejak beberapa tahun yang lalu, salah satu visi blogging nya adalah selalu berusaha membuat artikel yang bermanfaat serta mudah untuk dipahami.

LEAVE A REPLY