Ini Dia Konsep Bauran Pemasaran Yang Sebenarnya

0
56

Bagi Anda yang pernah masih mengingat pelajaran masa SMA atau mungkin mengambil kuliah di jurusan ekonomi bisa jadi sedikit banyak cukup familier dengan istilah satu ini. Atau malah merasa lebih akrab dengan istilah Mix Marketing.

Pada dasarnya bauran pemasaran ini adalah perangkat yang menjadikan sebuah produk bisa sampai ke tangan Anda melalui beragam variabel yang membentuk konsep pemasaran. Jadi pada dasarnya pemasaran meliputi 4 aspek tersebut.

Konsep Bauran Pemasaran

Sebenarnya memang bagi kebanyakan orang masalah bauran pemasaran ini terkesan tak lebih dari teori belaka. Tetapi sebenarnya penting bagi Anda yang terjun dalam setiap jenis usaha untuk memahami apa saja perangkat yang perlu menjadi perhatian Anda dalam menjalankan langkah pemasaran. Karena ketik Anda memahami variabel apa saja yang berperan dalam setiap langkah pemasaran Anda akan mengerti keempat variabel ini tak bisa Anda abaikan satu dari yang lain.

Baca juga : 5 Tips Ampuh Pemasaran Untuk Jenis Peluang Usaha Bengkel Motor

Apa saja sebenarnya 4 variabel tersebut? Dalam ilmu ekonomi internasional bauran pemasaran ini digambarkan dengan istilah 4 P, yang terdiri dari :

  1. Product (Produk)
    Segala sesuatu yang menjadi objek yang ditawarkan ke pasar maka itu adalah produk. Produk bisa saja berwujud dan bisa disentuh seperti barang. Tetapi beberapa produk bersifat abstrak sehingga hanya bisa dirasakan tanpa bisa di sentuh dalam bentuk jasa. Dalam kaitannya dengan produk, maka segala hal yang terkait dengan produk masuk dalam hal ini seperti bentuk, desain, ukuran, penyajian, fitur, rasa, kemasan, brand, image sampai layanan dan penyampaian.
  2. Price (Harga)
    Setiap nilai ekonomis yang dilekatkan pada produk maka itu adalah harga. Artinya ada sejumlah uang perlu dibayarkan dalam nilai tersebut untuk bisa memiliki atau memanfaatkan produk bersangkutan. Semua hal terkait harga, diskon, sistem pembayaran kredit, harga retail dan harga grosir semua terkait dengan poin ini. Kadang produk bisa dimiliki dengan pengorbanan tambahan selain uang, misalkan privilege product yang diberikan kepada pembeli suatu produk dengan poin tertentu akan berhak membeli produk lain dengan harga khusus.
  3. Place (Tempat)
    Segala hal terkait lokasi yang menjadikan sebuah produk bisa sampai ke tangan konsumen. Baik itu secara pembelian langsung atau media offline ataupun dengan media jarak jauh seperti penjualan via televisi atau penjualan via online. Di sini artinya Anda akan melibatkan setiap channel penjualan, channel penyimpanan dan pergudangan, channel pengiriman dan channel perlindungan dan pelayanan produk. Kadang untuk produk jasa, maka tempat berkaitan dengan lokasi dimana konsumen bisa mengakses pembelian jasa dan dapat memanfaatkan layanan jasa yang sudah mereka beli.
  4. Promotion (Promosi)
    Yang satu ini adalah bagian dengan peran terbesar dari bagian pemasaran. Segala hal terkait metode penyampaian informasi terkait produk dan konsep dorongan supaya konsumen tertarik dan membeli adalah bagian dari aktivitas promosi. Ada sederet aspek yang terlibat dalam urusan pemasaran dan itu sebabnya variabel ini sedikit lebih rumit. Setidaknya dalam promosi terdapat aktivitas periklanan, kegiatan diskon, pengerahan tenaga sales promotion, penjualan langsung, privilege service hingga aktivitas sponsoring.

Dalam perkembangannya sendiri beberapa pakar bisnis dan ekonomi menambahkan beberapa variabel dari konsep 4 P klasik. Beberapa variabel tambahan tersebut antara lain ;

  1. People (Orang)
    ketika sudah berurusan dengan segala hal terkait aktivitas sosial maka tak akan bisa lepas dari masalah personal atau people. Selera setiap orang, daya layanan tiap personal dalam tim pelayanan, kemampuan seseorang dalam membangun hasrat membeli dan banyak hal terkait variabel orang memberi efek terhadap kuantitas dan kualitas penjualan.
  2. Process (Proses)
    Segala hal terkait proses yang menjadi perantara dari produk tiada sampai berada di tangan konsumen masuk dalam kategori ini. Karena semua proses ini seharusnya termasuk bagian dari pemasaran. Sebuah produk istimewa sekalipun bisa mengecewakan pelanggan hanya karena masalah pengiriman barangnya terlambat, atau hanya karena sistem dalam pergudangan tidak menerapkan sistem FIFO sehingga produk rusak sampai di tangan konsumen. Berbeda dengan place dimana lokasi menjadi fokus, di sini lebih pada sistem yang diterapkan dalam proses sampainya produk ke tangan konsumen.
  3. Service (Pelayanan)
    Satu-satunya variabel S di sini sebenarnya bagian akhir dari sebuah bauran pemasaran. Di sini dipandang produk tak akan berdiri sendiri dan memuaskan pelanggan tanpa layanan yang memuaskan. Dan tentu saja bukan hanya jasa yang membutuhkan layanan yang memuaskan. Bahkan sebuah perusahaan elektronik membutuhkan layanan purna jual yang terbaik untuk memuaskan konsumennya. Atau setidaknya layanan customer service yang mudah diakses 24 jam baik via telepon atau malah via facebook page.

Baca juga : Daya Tarik Budidaya Lebah Madu Yang Menguntungkan

Itulah beberapa hal terkait bauran pemasaran yang penting untuk Anda pahami. Konsep matang dari sebuah paket sistem pemasaran yang mempengaruhi kuantitas dan kualitas penjualan.

kenapa franchise tidak masuk dalam bauran pemasaran, kenapa franchise tidak masuk di bauran pemasaran
SHARE
Founder sekaligus Content admin Siap Bisnis. Tertarik dengan dunia blogging dan internet marketing sejak beberapa tahun yang lalu, salah satu visi blogging nya adalah selalu berusaha membuat artikel yang bermanfaat serta mudah untuk dipahami.

LEAVE A REPLY