Info Peluang Usaha Sampingan Untuk Karyawan; Tahapan Pelaksanaan Usaha Ternak Kelinci Hias (2)

Info Peluang Usaha Sampingan Untuk Karyawan; Tahapan Pelaksanaan Usaha Ternak Kelinci Hias

Info Peluang Usaha Sampingan Untuk Karyawan; Tahapan Pelaksanaan Usaha Ternak Kelinci Hias

Pada kesempatan sebelumnya kami sudah membahas mengenai ide peluang usaha sampingan untuk karyawan yang bisa Anda jalankan di lahan rumah Anda yang terbatas, yakni usaha budidaya ternak kelinci hias. Kali ini kami akan mengulas lebih mendalam mengenai usaha ternak ini, utamanya mengenai bagaimana tahapan pelaksanaan usaha ternak kecil-kecilan Anda Anda jalankan.

Anda yang mencari penghasilan tambahan di luar gaji tetap yang Anda terima tiap bulannya, akan terbantu dengan menjalankan peluang usaha sampingan untuk karyawan ternak kelinci hias ini. Pasalnya kelinci hias memiliki potensi pasar yang cukup menggiurkan namun dengan konsep pemeliharaan yang relatif mudah dan simpel, juga tidak memakan biaya terlalu besar.

Yang terutama lagi tentu saja karena hewan satu ini tidak terlalu repot untuk Anda ternakan sementara Anda masih harus menjalankan tugas utama Anda sebagai pekerja atau karyawan. Dan untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah tahapan pemeliharaan dari peluang usaha sampingan untuk karyawan ternak kelinci hias ini untuk Anda.

  1. Pembuatan kandang
    Sebelum Anda memulai usaha ternak kelinci hias, Anda perlu menyiapkan ruang pemeliharaan yang sebenarnya bisa saja Anda buat di lahan terbatas dalam pekarangan Anda. Anda bisa membeli, membuat atau malah menggabungkan keduanya secara custom untuk Anda sesuaikan dengan bentuk dan luas lahan.

    Pilihlah materi yang kuat, dan berjeruji jarang supaya kotoran dan sisa makanan tidak menumpuk di dalam kandang yang kadang mengganggu kesehatan kelinci hias Anda. Pasalnya kelinci hias sangat menuntut kebersihan kandang.
    Buat kandang bersusun dua atau tiga tingkat bila memang lahan Anda relatif kecil. Dan buat kandang mengambang atau berkaki sehingga tidak langsung bersentuhan dengan lantai atau tanah yang dingin. Juga supaya Anda mudah memasang alas di dasar kandang untuk menampung kotoran supaya lebih mudah Anda bersihkan.
    Pisahkan kandang berdasar kelamin indukan dan anakan. Pisahkan pula kandang untuk perjodohan dan kelinci semi dewasa dan dewasa non indukan, demi melindungi kelinci kecil dari kekurangan pakan.
    Anda bisa tambahkan lahan umbaran untuk membantu mereka melepas tekanan hidup dalam lahan terbatas selain juga membantu mereka sedikit olah tubuh. Terlalu banyak diam membuat kelinci kadang menjadi kurang sehat.
  2. Pemilihan indukan
    Hal pertama yang perlu Anda siapkan dalam tahapan ini adalah memilih jenis kelinci hias apa yang akan Anda pelihara. Setelah itu belilah jenis indukan dari varietas pilihan Anda yang sehat, terawat dengan riwayat reproduksi yang baik.

    Sebaiknya Anda memulai dari 1 pasang indukan dulu sampai Anda cukup terlatih dalam merawat indukan, mengawinkan dan membesarkan anakan dengan lancar. Ingat kadang karena kesalahan dalam perawatan Anda akan gagal menghasilkan anakan yang berkualitas.
  3. Proses perkawinan
    Sebelum Anda mengawinkan indukan Anda, sebaiknya pisahkan mereka dalam kandang berbeda supaya mereka bisa beradaptasi dulu dengan lingkungan baru. Pemisahan juga membantu Anda merencanakan proses reproduksi dengan lebih teratur sesuai jadwal yang Anda harapkan. Usia kelinci dewasa betina adalah 6 bulan sedang kelinci pejantan 7 bulan. Jangan kawinkan pejantan dan betina yang sama sekali belum pernah bereproduksi. Lakukan perjodohan selama setidaknya 3 -4 hari awali dulu dengan menyandingkan keduanya pada kandang bersandingan selama 2 hari. Pastikan terjadi minimal 2 kali perkawinan sebelum Anda pisahkan keduanya kembali
  4. Kehamilan dan kelahiran
    Setelah 12 hari dari perkawinan muncul bulatan-bulatan kecil dalam perut bawah betina, artinya kelinci Anda sudah hamil. Beri pakan yang lebih optimal dengan sarat nutrisi sampai masa melahirkan selama 32hari. Pada hari ke 27 siapkan kotak khusus dan masukan kelinci hamil di dalamnya. Kelinci akan merontokan bulunya sebagai penghangat dan akan melahirkan bayi kelinci di malam hari. Biasanya jumlah anak bisa mencapai 6 – 12 ekor. Biasanya perlu waktu sekitar 7 bulan untuk anak kelinci bisa dipisahkan dari induknya.
  5. Pembesaran
    Kelinci anakan pasca sapih bisa Anda pelihara dalam satu kandang terdiri dari 3 ekor. Maksimalkan pertmbuhan dan kesehatan mereka dengan pakan yang optimal, seperti perpaduan antara biji-bijian, jagung, sayuran hijau, sorgum, bungkil, dedak dan sayuran lain macam wortel dan kubis. Tambahkan vaksin dan jagalah kebersihan kandang dengan optimal maka dalam 3 bulan kelinci dewasa siap Anda jual.

Itu adalah tahapan untuk proses ternak kelinci hias, informasi khusus untuk Anda yang tertarik untuk menjajal menjalankan peluang usaha sampingan untuk karyawan, peternakan kelinci hias kecil-kecilan. -Tim Siap Bisnis-

Sumber gambar: www.pemudawirausaha.com

Tag:

usaha kecil kecilan tenak kelencli, tahapan ternak, cara memulai ternak kelinci kecil kecilan, tahap tahap ternak kelinci, tahapan bisnis peternakan kelinci, usaha sampingan kelinci, usaha ternak yang baik untuk karyawan
Info Peluang Usaha Sampingan Untuk Karyawan; Tahapan Pelaksanaan Usaha Ternak Kelinci Hias (2) | Hari Murti | 4.5

Komentar :