Apa Yang Harus Anda Lakukan Di Awal Pada Strategi Pemasaran Produk Baru

Apa Yang Harus Anda Lakukan Di Awal Pada Strategi Pemasaran Produk Baru

Apa Yang Harus Anda Lakukan Di Awal Pada Strategi Pemasaran Produk Baru

Pada informasi sebelumnya di sini saya sudah sempat berbagi informasi mengenai strategi pemasaran untuk membuat konsumen memiliki kepercayaan pada produk Anda. Kepercayaan pasar sangat penting untuk suatu produk demi bisa bertarung dan sukses dalam penjualan.

PR Anda semakin berat bila kita harus bicara soal produk baru. Sebagaimana saya katakana dalam artikel sebelumnya tadi, produk haru harus struggle dengan produk lama yang sudah mendapat kepercayaan dan memiliki konsumen tetap yang setia. Membuat konsumen sekedar melirik pada produk Anda saja sudah menjadi sebuah urusan yang tidak mudah, apalagi kalau sampai memalingkan wajahnya pada produk Anda sepenuhnya.

Untuk itu, sebelum Anda melepas produk baru ke pasar, Anda harus melakukan strategi pemasaran awal, yakni langkah-langkah persiapan pra pemasaran. Langkah-langkah awal inilah yang nantinya akan menjadi dasar dalam proses pemasaran dan promosi.

Apa sajakah langkah-langkah dari strategi pemasaran awal tadi?

  1. Riset pasar
    Klise banget  rasanya mengaakan Anda harus riset pasar sebelum memasaran. Rasanya semua sudah pernah mendengar nasehat serupa. Tapi hanya dengan cara ini Anda bisa mengetahui pasar mana yang akan menjadi target Anda, bagaimana karakternya, hingga bagaimana pola kebutuhan konsumen di pasar serta bagaimana produk yang mampu memenuhi kebutuhan.
    Selain pola konsumen, Anda juga perlu mengetahui pola pasar, musim-musim serta trend-trend yang ada termasuk pula peta persaingan. Ingat di era serba internet kini peta persaingan tidak hanya mempertimbangkan usaha serupa dalam radius tertentu, Anda bisa bersaing dengan ribua online shop yang bertebaran di Indonesia.
  2. Riset produk
    Jangan hanya berkutat pada riset pasar bila Anda berniat menjual produk baru. Lakukan riset mendalam akan produk yang akan Anda rilis. Utamanya Anda sudah memproduksi dalam formula terbaik. Untuk itu, Anda bisa menggunakan pihak ketiga yang bebas untuk membantu anda menilai proses dan hasil produksi.
    Salah satu restoran Mahasiswa di Malang, Kedai Kimbab Kirin selalu membuat produk  baru setiap 2 bulan sekali. Setiap produk sudah melalui test kualitas rasa dengan melibatkan beberapa pelanggan yang diminta memberi penilaian. Tidak jarang suatu produk harus melalui beberapa kali test untuk mencapai rasa yang tepat.
  3. Riset Manfaat
    Sudah riset pasar dan sudah pula riset produk. Jangan lupa untuk mencari sesuatu dalam produk yang bisamenjadi jargon produk. Pada umumnya, cara paling mudah dalam membuat jargon atau slogan adalah dengan menampilkan sisi manfaat produk dengan cara original.
    Produk makanan frozen di kota besar sudah cukup padat persaingannya. Tetapi membuat produk frozen yang tanpa pengawet dan MSG, bisa menjadi pilihan unik.  Nilai manfaat yang original pada sisi ini bisa  memberi Anda keleluasaan dalam menjual nantinya.
  4. Tentukan Kebijakan
    Kadang Anda harus berhadapan dengan layanan dan penjualan khusus. Sebaiknya lakukan survey, untuk mengetahui harga yang paling tepat, bagaimana membuat dan mengelola sistem retur dan bagaimana mengelola sistem agen atau grosir. Untuk mendapatkan kebijakan yang tepat, Anda bisa melakukan riset terhadap pesaing Anda, setidaknya untuk melihat langsung cara membuat dan rasa (untuk usaha lkuliner)
  5. Riset Hukum
    Coba untuk tetap patuh hukum, karena inilah cara terbaik dalam menjalankan bisnis. Kadang Anda tidak terlalu memperhatikan, hingga kemudian Anda ternyata harus berhadapan dengan urusan hukum. Bisa jadi ternyata produk Anda menggunakan bahan  langka yang sudah tidak lagi boleh dikonsumsi sembarangan. atau jasa yang Anda tawarkan menyerempet hukum.
  6. Membuat pendekatan lingkungan
    Akan jauh lebih sempurna kalau Anda bisa menghantarkan isu go green dalam dalam strategi pemasaran Anda. Saat ini go green menjadi salah satu jargon yang populer. Perhatian dunia akan pemanasan global dan kelestarian lingkungan menjadi salah satu alasan Anda untuk menjajal pendekatan ini. Mereka yang concern dengan lingkungan hidup akan tertarik pada produk yang tidak menyiksa binatang, minimal emisi dan sebagainya.
  7. Riset Waktu
    Kadang kala kesalahan terbesar Anda dalam menentukan strategi penjualan adalah waktu yang tidak tepat. Anda harus terus mengasah intuisi Anda sehingga tidak sulit menemukan waktu yang paling aman untuk konsumen.
  8. Ketahui kapasitas produksi
    Anda harus sudah mengetahui kapasitas maksimal dalam produksi ketika menyusun strategi pemasaran. Jangan sampai pemasaran Anda yang gencar tidak berimbang dengan produksi yang Anda lakukan. Akibatnya tidak sedikit pemesanan yang terpaksa Anda tolak karena promosi yang Anda lakukan.

Itu tadi 8 hal yang harus Anda lakukan di awal ketika Anda  dalam berpromosi dan pemasaran. Jangan abaikan urusan persiapan ini, karena hasil dari persiapan inilah yang nantinya menjadi dasar dalam membuat strategi pemasaran tahap lanjut atas produk baru tadi. –Tim Siap Bisnis

 

Tag:

strategi pemasaran produk baru, cara memasarkan produk baru, cara memasarkan produk makanan, strategi pemasaran produk makanan, cara pemasaran produk baru, cara pemasaran produk makanan, strategi produk baru, contoh strategi pemasaran produk makanan, pemasaran produk makanan, strategi penjualan
Apa Yang Harus Anda Lakukan Di Awal Pada Strategi Pemasaran Produk Baru | Hari Murti | 4.5

Komentar :